Welcome to Kavtania's Blog

Melewati sisi waktu yang tak terhenti, bernaung dalam ruang yang tak terbatas, untuk sebuah pemahaman yang tak berujung ...
Follow Me

dalam diam, sayap-sayap hidupku semakin menipis …
aku memandangi berseraknya tanpa air mata

dalam diam, lurus tatapku terbias oleh siluet dunia …
dan aku tak berdaya dalam setiap heningku

dalam diam,bundaku slalu berbisik dalam setiap butiran-butiran khilafku …
dan hembusan angin malam slalu menusuk jantung hingga membuatku terlelap

dan dalam diam,Engkau slalu membuka jendela hati ini

agar nyanyian dara leluasa memutihkan pagiku
agar sang surya tak lelah menyusup menghangatkanku
agar biru laut leluasa mengimbangi penatku

hingga aku tersenyum dalam gita senja yang damai
hingga gugusan bintang menjagaku kembali dalam lelapku

karena aku ingin kembali …
melepas kerinduan di hati
dalam air mata yang suci
dalam kilauan cinta-cinta yang menentramkan
dan dalam naungan cahaya yang tak kan pernah padam

Kidung indah penyempurna ibadah

hari ini kami hadir karena memaknai kasih dan sayang-Mu
hari ini kami hadir tuk menjalin keseimbangan kekuatan pemikiran dan perasaan
hari ini kami hadir tuk memaknai senyum kebahagiaan dan keharuan air mata ayah dan bunda

seperti dalam firman indah-Mu,
pernikahan ini bagai pakaian suci yang kan saling manjaga kami berdua
pakaian yang tak menghadirkan celah ketidakbaikan,
namun slalu menjaga hati tuk merajut keindahan dan kebahagiaan buat kami dan sesama
pernikahan ini adalah ruang bagi kami tuk menghadirkan ikatan sakinah yang penuh rahmah

karena akad yang kami ucapkan hari ini lebih dari sekedar ucap janji dua insan yang ingin berbagi,
namum sebuah kekhusyuan memaknai hidup baru,
dalam sebuah kidung indah penyempurna ibadah ...

~ Selamat buat Linda dan Hartanto yang akan melangsungkan akad nikah pada Hari Ahad, Tanggal 18 Rabiul Akhir 1436 H / 8 Februari 2015 M ~


bundaku dan bundamu: sajak agung untuk bunda

tiba-tiba aku melangkah dalam langkahmu
karena sejarah dan keinginan berpadu dalam harmoni lagu
tiba-tiba kesucian harapan tak terbendung
karena dua insan bergairah saling menyapa masa lalu

dan untaian waktu hanyalah sekedar pendamping
agar hati menjadi tak terbatas oleh sempitnya keinginan
agar kebersamaan leluasa menyambut berkas-berkas cahaya

karena bundaku dan bundamu adalah bunda yang indah
karena bundaku dan bundamu adalah bunda yang agung
bunda yang penuh dengan keikhlasan
merelakan buah kasihnya untuk melanjutkan curahan kasihnya
meneruskan harapannya, melanjutkan cita-citanya,
dan menjaga nasehat-nasehat indahnya
agar nafasnya slalu ada dalam setiap detak jantung kita
karena kita adalah prasasti buat bunda-bunda kita

hingga kita bertemu di suatu masa,
dimana kita kembali leluasa mendekap erat hangat dan wanginya nafas sang bunda

~ Nusaloka BSD, Februari 2009 ~


tentang sesuatu ...

aku mendayung hati pada ketulusan jiwa
teriknya mentari membakar tubuh kuanggap hanya kehangatan hati tuk menjagamu
dan malam yang gelap bahkan mengabaikan rasa tuk mampu menahan rindu ini

wahai wanita terindah,
kelembutan dan ramah hatimu tak hanya meluluhkan keangkuhan masa
namun jua mendamaikan gundahnya nafas ketika memburu kelelahan dunia

jika dalam hatimu engkau berulang menyembunyikan tanya pada jasad ini
yakinlah bahwa akal dan hati ini melampaui kearifan diammu
karena cinta ini begitu kuat hadir tanpa wujudnya

biarlah tanda tanya itu berulang membentuk titik,
agar kelak bersama waktu mampu membentuk garis-garis indah pelangi hati
hingga aku memelukmu dalam kehangatan nafas bersama-Nya
dan saat itu aku akan begitu lega mengurai pesan terakhirku,
bahwa sayangku amat melampaui cinta tulus yang tlah lama hadir untukmu

- dalam bisingnya BSD, 8 Oktober 2011 -

Hampir genap 3 tahun yang lalu, tepatnya pada Hari Senin Tanggal 6 Februari 2012, saya menyelesaikan dan mengupload subtitle salah satu film Thailand berjudul The Billionaire a.k.a Top Secret (TBATS) produksi GTH Films di Webportal yang khusus menyediakan subtitle, Subscene. Bagi banyak teman-teman mungkin heran, kenapa harus film Thailand? Bukankah genre film Thailand similar dengan Indonesia, yakni Genre 2P alias sekitar Paha dan Pocong?

Mungkin setelah teman-teman menyempatkan nonton The Billionaire a.k.a Top Secret ini akan menjadi tahu alasannya. Film ini sangat berbeda dengan film-film Thailand pada umumnya. TBATS bercerita tentang perjuangan menjadi seorang enterpreneur dan film ini diangkat berdasarkan kisah nyata seorang pengusaha muda di Thailand bernama Ittipat Kulpongwanich. Alasan lainnya mengapa saya menyempatkan membuat subtitle film Thailnd adalah karena kebijakan perfilman di Thailand tidak mengijinkan penyertaan subtitle dalam bahasa lain pada produk versi digitalnya seperti DVD. Sementara itu film-film Thailand relatif jarang diputar di bioskop 21 atau XXI yang masih merajai dunia perbioskopan di Indonesia. Film ini hanya ditayangkan di BlitzMegaplex yang saat itu hanya memiliki 7 outlet saja (5 di Jakarta, 1 di Teras Kota BSD City Tangerang, 1 di PVJ Bandung). Sehingga tidak mudah bagi masyarakat Indonesia berkesempatan untuk menikmati film ini. Bioskopnya terbatas, DVD nya tidak bersubtitle. 

Alhasil, netizen penyuka sinema banyak sekali yang menanti seorang yang bisa membuatkan subtitle film-film Thailand, terkhusus film TBATS ini. Sebab banyak pelajaran yang bisa diperoleh dari cerita film ini, dan menginspirasi banyak orang. Sejak berakhir waktu tayangnya di BlitzMegaplex dan ramai dibicarakan di dunia maya (dumay), lebih dari 2 bulan banyak masyarakat yang menunggu subtitle film ini. Mereka sudah mendapatkan versi DVD nya namun tidak mendapatkan subtitlenya. Beruntung saya menyempatkan nonton film ini lebih dari 3 kali di BlitzMegaplex sehingga membantu ‘ingatan’ saya dalam setiap dialog dalam film tersebut. Setelah melalui perjuangan super keras, akhirnya subtitle ini selesai saya buat dan langsung saya publikasikan buat rekan-rekan yang menunggu sejak lama di forum-forum film seperti Kaskus dan Indowebster. Respon dari teman-teman netizen sudah dapat diduga. Mereka sangat memberikan apresiasi pada saya dan bahkan ‘cendol-cendol’ banyak ditimpukkan ke saya. Thread kaskus pertama yang saya buat tak pelak membuat reputasi ijo-ijo cendol saya langsung dapat 2 balok dalam kurang dari satu minggu. Ini pun berlaku di forum indowebster, banyak rekan-rekan yang berbagi reputasi ke akun saya.



Setelah beberapa bulan berlalu, ternyata GTH Films yang banyak memproduksi film-film berkualitas mengumumkan akan merelase film baru berjudul ATM Er Rak Error (ATMERE). Film ini bergenre drama komedi dengan cerita perjuangan dua orang kekasih yang bekerja di sebuah Bank dalam membangun prioritas pilihan antara karir atau asmara melalui sebuah ‘perlombaan’ mengembalikan uang yang sudah tertarik oleh nasabah akibat kesalahan sistem software pada ATM. Trailernya sudah membuat para netizen kembali menanti penayangan film terebut lagi-lagi hanya di BlitzMegaplex. Dan seperti biasa, masyarakat yang tidak tinggal di sekitar Jakarta dan Bandung dengan terpaksa harus menunggu lagi release versi DVD dan subtitlenya. Melihat begitu antusiasnya kembali mereka, maka saya pun berniat membuat lagi subtitle film tersebut. Dan ketika sudah saya publish, maka seperti biasa, mereka langsung menyerbu akun subscene saya untuk mendownload subtitle ATMERE terebut. Maka seperti halnya ‘penghargaan’ yang diberikan ketika saya membuat subtitle TBATS, mereka pun melakukan hal yang sama pada upaya saya ini dengan menambah atau berbagi reputasi di forum kaskus maupun indowebster.

Sudah lama saya tidak berkunjung lagi di forum-forum tersebut khususnya di thread yang mengulas kedua film tersebut. Hari ini saya menyempatkan membukanya lagi dan ternyata pemberian reputasi itu masih berlangsung seiring dengan netizen yang baru mengenal film ini. Saya akhirnya cek pula akun subscene saya, dan ternyata The Billionaire aka Top Secret sudah didownload sebanyak 73.507 kali, sementara ATM Er Rak Error didownload sebanyak 69.414 kali. Banyak pula tambahan komentar dan pemberian rating pada postingan subtitle saya di subscene tersebut.



Sekarang, marilah kita beranjak mengulas ilmu hikmah dari kejadian ini. Mungkin bisa menambah wawasan kita dalam menjalani sisa hidup ke depan…

Hikmah Pertama 
Niat baik dan sikap kebaikan pasti akan berujung pada sebagian besar apresiasi kebaikan pula dari orang lain. Jangan pernah menghitung-hitung budi kebaikan yang sudah kita lakukan untuk orang lain. Biarlah Tuhan yang akan menggantinya secara langsung melalui orang lain atau pun kelak di akhirat nanti. Kalau Tuhan saja memberikan banyak kenikmatan hidup seperti oksigen yang kita hirup, metabolisme tubuh yang teratur, sistem rantai makanan yang terjaga, sirkulasi air yang seimbang, perputaran bulan-matahari yang menjaga siang-malam, dan lain-lain, maka seharusnya kita pun banyak bersyukur dengan cara lebih banyak berbagi dengan sesama.

Hikmah Kedua 
Kita semua mengetahui dan menyetujui sebuah norma bahwa apa yang kita tuai tergantung pada apa yang kita tanam. Kata filusuf, seberapa banyak padi yang ditanam oleh seorang petani maka sebanyak itu pula panen yang akan didapatkan. Bahkan kemanfaatan apa yang kita berikan akan berlangsung lama. Seperti halnya film tadi, banyak orang-orang yang mengambil manfaat dari cerita dalam film tersebut yang bisa menjadi pelajaran dalam kehidupan mereka. Tanpa kita nanti atau tunggu pun, maka amal baik kita akan mengalirkan apresiasi positif dan ganjaran yang baik pula. Subtitle yang sudah lama saya buat ternyata masih mendapatkan apresiasi dan peberian reputasi hingga sekarang. Apalagi amal baik kita di dunia, maka akan menjadi tabungan kebaikan pula buat kita kelak di akhirat nanti. Orang tua yang melahirkan anak soleh akan mendapatkan aliran ganjaran yang baik pula dari Tuhan secara terus menerus atas setiap kebaikan yang dilakukan oleh anak mereka.

Hikmah Ketiga
Jika kita mendapatkan sebagian besar orang lain tidak berkesempatan berbuat baik pada suatu hal, maka jika kita berkesempatan serta mampu, alangkah baiknya kita maju melakukan kebaikan itu. Kejadian ini seringkali kita temui dalam kehidupan. Dalam keluarga misalnya, banyak dari saudara-saudara kita yang tak sempat menemani orang tua kita yang sudah berusia lanjut, maka jika kita berkesempatan, ambil alih lah tugas tersebut.

Hikmah Keempat
Sesuatu yang tidak biasa dilakukan oleh kebanyakan orang bukan berarti tidak bisa kita lakukan. Selama ada kemauan dan komitmen yang tinggi untuk mencapai tujuan tersebut, Insya Allah akan mendapatkan kemudahan untuk mampu mencapainya. Dan kita akhirnya menjadi lebih bermanfaat buat orang lain yang belum sempat melakukannya.

Hikmah Kelima
Pelajaran tentang kehidupan bisa kita dapatkan dari mana pun. Dari setiap kejadian dan peristiwa dalam episode hidup kita atau pun kehidupan orang lain. Termasuk dalam cerita sebuah film. Seraplah manfaat dari pesan kebaikan yang ada dalam sebuah film. Berikutnya jangan apriori terlebih dahulu terhadap keumuman sebuah film. Ternyata di Thailand, masih ada produsen film yang memperoduksi film-film bagus, begitu pula para sineas di Indonesia. Sebut saja meledaknya film Ada Apa Dengan Cinta, Laskar Pelangi, Ayat-ayat Cinta, The Raid, 99 Cahaya di Langit Eropa, dan film-film berkualitas lainya.

Semoga saja makin banyak rekan-rekan yang berkesempatan menyaksikan film The Billionaire a.k.a Top Secret dan ATM Er Rak Error ini untuk dapat mengambil pelajaran yang dari cerita kedua film tersebut. Aamiin …

Berikut adalah link yang berkaitan dengan kedua film tersebut
Subtitle The Billionaire aka Top Secret
http://v2.subscene.com/forums/t/191823.aspx?PageIndex=1

Subtitle ATM Er Rak Error
http://v2.subscene.com/forums/t/212628.aspx?PageIndex=1

Trit Kaskus The Billionaire aka Top Secret
http://archive.kaskus.co.id/thread/12959494/
http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011186401/-

Trit Indowebster ATM Er Rak Error
http://forum.indowebster.com/showthread.php?t=244233&page=6&p=18413891#post18413891

Download The Billionaire aka Top Secret
http://ganool.com/top-secret-2011-dvdrip-550mb-ganool/

Download ATM Er Rak Error
http://ganool.com/atm-error-2012-dvdrip-500mb-ganool/




Tulisan ini saya awali dulu dari istilah cinta segitiga yang sudah dikenal oleh kebanyakan orang.

Sering kita mendengar kasus yang katanya melibatkan "Cinta Segitiga". Contoh yang paling heboh adalah ketika beberapa  tahun lalu ada kasus yang menimpa Antasari (mantan ketua KPK)  diberitakan oleh media bahwa Antasari terlibat "Cinta Segitiga"  dengan Rani dan Nasrudin.

Saya berani katakan bahwa itu tidak benar. Tidak ada yang namanya cinta segitiga. Antasari mungkin mencintai Rani, dan Nasrudin juga mungkin mencintai Rani, tetapi Antasari jelas tidak sedang memadu kasih dengan Nasrudin.

Artinya kurang satu sisi untuk bisa disebut segitiga. Kalaupun  mau, paling bisa disebut "Cinta Berbentuk Jangka atau Cinta Jangka", di mana Rani di titik pusatnya, Antasari di pensilnya dan Nasrudin di bagian jarum tajamnya.

Cinta Segitiga atau Cinta Jangkar ada yang berakhir benar dan banyak yang berakhir tidak benar baik menurut agama atau norma kemanusiaan.

Cinta memang bisa datang tiba-tiba. Cinta tidak bisa diundang dan juga tidak bisa dipaksa untuk hilang. Ia datang begitu saja seperti cakrawala di pagi hari, kemudian menjadi tegas di siang hari, meredup ketika senja, dan hilang dengan sendirinya di malam hari kecuali ada cahaya rembulan.

Ibarat cakrawala, meski hanya garis horisontal maya, namun cinta seharusnya mampu menyatukan bumi dan langit yang teramat jauh jaraknya. Menjadi titik temu segala perbedaan.

Cakrawala ini terlihat jelas ketika kita sedang berada di tengah lautan luas. Sungguh indah dipandang mata dalam perpaduan kilauan biru laut dan biru muda warna langit. Namun ketika badai datang, biasanya bentuk cakrawala menjadi tak teratur. Penuh lengkungan di sana sini dan membuat garis lurus penghubung langit dan bumi tadi menjadi tak beraturan.

Cinta seharusnya mengenalkan kepada insan tuk belajar memahami perbedaan warna keinginan kemudian bersegera menatanya menjadi sebuah lukisan hidup yang indah dalam kebersamaan dan berujung pada kebaikan bersama. Maka jika dalam dunia percintaan kita sering mengalami kebimbangan, kegalauan, keresahan dan kesedihan yang lebih mendominasi perjalanan hidup di antara dua insan, apakah masih tepat menamai keadaannya dengan bahasa saling mencintai?

Maka khusus kaum adam yang sudah berpasangan, jika terjadi 'kuch kuch hota hai' atau 'ada sesuatu di dalam hati ini' yang tiba-tiba menghadirkan 'cinta baru' pada orang ketiga alangkah baiknya kita mempelajari terlebih dahulu apakah cinta ini adalah petunjuk mendapatkan 'yang baru' atau malah ujian kesetiaan.

Jika sebuah petunjuk alangkah baiknya untuk menatanya dalam kaidah yang benar secara agama. Namun jika sebuah ujian, bersegara 'menghapus' rasa tersebut sebelum ada badai yang datang memporakpondakan bahtera rumah tangga. Persis seperti bahtera di lautan yang terkena badai. Bisa selamat kemudian mendapatkan hikmahnya, bisa juga wassalam daam arti Good Bye seperti lagunya Air Supllai yang tak lebay.

Jika kita tak berhasil menata rasa cinta ini namun tetap membiarkan gejolaknya leluasa mengendalikan hati kita tanpa niat untuk menatanya, maka hampir pasti dalam dunia percintaan alias perkekasihan, kasus perselingkuhan akan terjadi.

Kasus perselingkuhan tentu saja selalu melibatkan orang ketiga. Kalau melibatkan hewan maka sungguh terlalu. Dan dalam setiap kasus perselingkuhan, orang ketiga cenderung dijadikan sebagai orang yang melakukan kesalahan tunggal. Padahal jika kita lebih cermati, orang  ketiga mau 'meladeni' cinta orang kedua hampir pasti  dikarenakan ada peluang yang diberikan oleh orang kedua.

Jika peluang itu tidak diberikan alias orang kedua menolaknya, maka perselingkuhan tidak akan terjadi. Terkecuali orang kedua dipaksa cintanya dengan cara 'ditodong' dengan senjata atau kebutuhan harta.

Namun apakah cukup kekeliruan itu hanya berasal dari pihak kedua juga? Bisa jadi tidak. Karena orang pertama memungkinkan untuk tidak memberikan ketulusan cintanya pada orang kedua yang menyebabkan orang kedua memberi peluang pada orang ketiga tadi. Mungkin saja orang pertama tidak pandai menyayangi, memperhatikan, mengkritisi, dan menjaga orang kedua atau pasangannya.

Artinya, dalam kejadian perselingkuhan sangat memungkinkan kekeliruan ada pada ketiga pihak: orang ketiga, orang kedua, dan orang pertama.

Oleh karenanya, jika kita mengalami kekasih melakukan perselingkuhan maka yang perlu kita lakukan pertama kali adalah melakukan introspeksi pada diri sendiri. Kemudian dilanjutkan dengan menanyakan secara baik kepada orang kedua atau pasangan kita. Hindarilah tergesa-gesa 'mendamprat' orang ketiga.

Pada situasi seperti ini, maka masing-masing baik orang ketiga dan orang kedua maupun orang pertama bersama-sama melakukan introspeksi untuk mau mengakui kekeliruan diri jika memang ada kekeliruan untuk kemudian menemukan solusi yang paling memberikan kemashlahatan paling banyak buat sebanyak mungkin orang-orang yang terlibat di dalamnya. Semua pihak menjadi akan bertanggung jawab pada posisinya masing-masing.

Jika dikaitkan dengan kasus-kasus Pemerintahan Jokowi, kejadian perselingkuhan ini similar dengan misalnya kasus penunjukkan menteri atau kapolri yang memiliki raport merah dari KPK.

Sebagian pendukung Jokowi menganggap bahwa Jokowi tidak bisa disalahkan karena mereka pejabat berkasus yang diangkat oleh Jokowi tersebut adalah titipan Megawati atau Partai pendukungnya. Sementara pejabat bermasalah yang diangkat oleh Jokowi 'merasa' tidak bersalah sama sekali. Dan malah ikut-ikutan menyalahkan Jokowi yang sudah menunjuk dirinya.

Jika dianalogkan dengan kasus perselingkuhan tadi, maka pandanglah Para Pendukung Jokowi sebagai orang pertama, Jokowi sebagai orang kedua, dan Megawati atau KIH atau pejabat yang diangkat sebagai orang ketiga.

Mari kita renungkan sejenak, jika Jokowi sebagai orang kedua tidak memberikan peluang pada orang ketiga, apakah pejabat bermasalah tersebut tetap aakan diangkat? Tentu tidak.

Mari pula kita renungkan sejenak, jika Megawati atau KIH atau Pejabat bermasalah tersebut enggan untuk mencintai jabatan yang akan diemban atau menolak 'cinta' Jokowi, maka apakah mereka akan tetap menginginkan jabatan tersebut?

Dan mari kita renungkan sejenak, jika para pendukung Jokowi sebagai orang pertama yang meninginkan pemerintahan bersiah dan 'seakan-akan' merasa tidak bersalah tidak memberikan peluang pada Jokowi untuk menjadi Presiden terpilih, apakah 'perselingkuhan' Jokowi dan Megawati-KIH-Pejabat bermasalah akan terjadi?

Ada seorang filusuf mengatakan, "Cinta yang benar adalah cinta yang membawa kebaikan. Memiliki hanyalah bagian kecil dari mencintai".

Maka, buat teman-teman yang mendukung Jokowi, jika memang benar-benar mencintai bangsa ini dengan sepenuh hati dan berusaha menghindarinya dari kehancuran demi anak cucu kita, marilah bersama-sama mencintai siapapun pejabat negeri ini dengan sebenar-benarnya cinta. Yakni cinta yang benar-benar membawa kebaikan buat sebanyak mungkin rakyat Indonesia. Bukan sekedar kebaikan buat orang-orang atau golongan tertentu saja.

Dan buat teman-teman yang tidak mendukung Jokowi, marilah pula untuk tidak tergesa-gesa mendoakan hal-hal yang buruk untuk beliau dan para pendukungnya. Tetaplah bekerja untuk bangsa ini, tetap memberikan kritikan yang konstruktif pada kebijakan yang dipandang keliru, tetap mendukung program pemerintah yang baik, dan selalu berdoa untuk kebaikan negeri ini.

Semoga cinta kita pada bangsa ini benar-benar bersandar pada nilai-nilai agama yang mengajarkan kebaikan dan keselamatan buat seluruh umat manusia.

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. (QS Al Isra' [17]: 7)

Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya Kami kembali (mengazabmu) dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman. (QS Al Isra' [17]: 8)

Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih. (QS Al Isra' [17]: 9-10)

Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. (QS Al Isra' [17]: 11)

wallahu a'lam


Ada yang pernah mengatakan bahwa gelap itu sesungguhnya tidak ada. Yang ada hanya terang, cahaya. Gelap hanyalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan ketiadaan cahaya. Cahaya bisa kita petakan warnanya dalam sebuah spektrum cahaya. Sementara gelap tidak bisa. Jika kita membeli lampu listrik, maka ukuran yang digunakan adalah tingkat terangnya lampu tersebut, bukan tingkat gelapnya.

Lalu apa yang dapat kita maknai dari kondisi gelap dalam kehidupan? Apakah gelap selalu berkonotasi negatif tanpa hikmah sama sekali? Tentu saja tidak. Karena setiap kejadian yang diciptakan Allah SWT dalam kehidupan pasti memuat hikmah di dalamnya.

Mari kita cerna satu per satu karakteristik dari kondisi gelap beserta pelajaran yang bisa kita ambil dari karakteristik tersebut.

1. Suasana gelap cenderung membawa kita pada keheningan dan berdiam diri.

Tuhan memberikan kesempatan pada kita untuk istirahat sejenak. Tidak ngoyo dalam dinamisasi kehidupan. Ada masa dimana tubuh, pikiran dan jiwa kita memerlukan istirahat baik untuk keperluan perenungan maupun menyegarkan kondisi diri. Tidak terbayangkan jika selama 24 jam dalam sehari dan 365 dalam setahun, suasana kehidupan selalu siang yang terang benderang. Tidak ada waktu buat kita untuk mengistirahatkan diri.

Maka manfaatkanlah semaksimal mungkin kondisi gelap untuk melakukan perenungan dan istirahat tersebut. Dekatkanlah diri kita dengan Yang Menguasai Malam. Jangan biarkan suasana malam menjadi lebih sia-sia dengan tidak banyak melakukan perenungan tentang kehidupan.

Bersyukurlah bagi siapapun yang ketika malam minggu seperti sekarang ini tak sempat berkumpul dengan kekasih hati. Karena Tuhan sedang memberikan kesempatan padanya untuk memaknai kesendirian, memaknai nilai kasih sayang pada sesama, dan memaknai pentingnya kehadiran sang kekasih.

2. Untuk melihat sesuatu, suasana gelap membutuhkan penerangan.

Jika kita umpamakan hidup di dunia ini adalah situasi kegelapan untuk menemukan kebenaran hakiki dan hakikat hidup, maka tentunya kita membutuhkan penerangan agar kita mampu menemukan kebenaran dan hakikat hidup itu. Bagi seorang muslim, maka penerang itu adalah Alquran dan As Sunah. Jangan coba-coba untuk mencari penerang-penerang lain yang bisa menjerumuskan kita pada kondisi terpuruk.

Jika kita berjalan dalam gelap tanpa penerangan, maka kemungkinan kita terjatuh akan sangat besar. Kita juga tak bisa mengetahui ada sesuatu atau musuh yang dapat membahayakan kita. Maka dengan berpegang teguh pada dua pedoman hidup tersebut,
Insya Allah kita dapat mengenali apa dan siapa yang dapat membahayakan hidup kita dalm menemukan kebenaran hakiki tadi. Kita dapat mengenali bahwa musuh yang nyata dalam kegaiban kehidupan kita adalah syaitan. Ia menghembuskan tipudaya untuk mencegah kita dari cahaya ilahi.


3. Gelap membuat semua warna terlihat hitam.

Kita dapat melihat berbagai warna setiap benda karena ada cahaya putih yang menimpa pada benda tersebut dan spektrum warnanya diterjemahkan oleh mata kita. Ini adalah pelajaran fisika yang kita dapatkan ketika SMP.

Ketika cahaya dihilangkan dan keadaan menjadi gelap, maka kita tak dapat membedakan lagi sebuah benda berwarna hijau, biru, merah, kuning, atau ungu. Semuanya terliat hitam.

Alquran dan As Sunah adalah cahaya hidup yang mampu membawa kita pada sebuah pemahaman untuk membedakan mana sikap yang wajib, sunah, mubah, makruh atau haram. Kedua pedoman hidup tersebut juga menjadi petunjuk penyelesaian bagi kita untuk menganalisa apapun seluruh persoalan hidup. Tidak ada persoalan hidup yang tak mampu diselesaikan oleh Alquran dan As Sunah.

Maka janganlah mencoba-coba untuk mencari sahabat atau pemimpin kehidupan yang tidak mampu membedakan perkara-perkara yang diperintahkan dan dilarang oleh Sang Pemilik Kehidupan. Seorang sahabat dan pemimpin yang baik selalu mengingatkan dan membawa kita untuk dapat membedakan kedua perkara tadi.

4. Suasana gelap hanya sementara

Tidak ada yang abadi dari sebuah keadaan gelap. Gelapnya malam hanya bersifat sementara karena fajar akan menyambut pagi dengan membawa cahaya matahari menyinari bumi.

Fenomena ini mengisyaratkan pada kita untuk tidak terlena dalam kegelapan. Untuk tidak galau dalam kegelapan. Dan untuk tidak terus menerus berharap kegelapan selalu ada agar kita bisa berdiam diri serta beristirahat selamanya pula.

Berbagai permasalahan dalam hidup yang bisa jadi membuat kita menjadi terasa gelap tanpa penyelesaian harus diyakini sebagai sebuah kondisi yang hanya bersifat sementara. Karena dengan kemurahan-Nya, Allah SWT akan mengubah kesulitan hidup menjadi sebuah kemudahan jika kita bersungguh-sungguh melakukan perenungan dan mendekatkan diri pada-Nya.

Maka sangat aneh jika ketika manusia ditimpa sebuah masalah berat dalam kehidupan malah membuat dirinya menjadi terus larut dalam kegelapan masalah tersebut, bukan malah menjadi lebih tenang dan sarat dengan ide serta kreatifitas baru. Jika kita meyakini bahwa suasana gelap adalah media bagi kita untuk lebih konsentrasi dalam melakukan perenungan diri dan mendekatkan pada Sang Kuasa, maka tidak alasan bagi kita untuk menyerah dengan berputus asa dalam proses kehidupan.

Pasrahkan saja semua persoalan pada Allah SWT Yang Selalu Ada setiap saat, Yang Selalu Lebih Awal mendampingi persoalan kehidupan kita, Yang Selalu Kekal menyayangi diri kita, Yang Selalu memberikan penyelesaian karena Berbeda dengan ciptaanNya, Yang Selalu Berdiri Sendiri tanpa pamrih dalam menolong kita, Yang Maha Tunggal memberikan satu kebenaran penyelesain hidup, Yang Maha Berkuasa pada setiap kejadian kehidupan dan Yang Maha Berkehendak terhadap keadaan diri kita. Allah SWT pasti Maha Mengetahui, Maha Hidup dan Menghidupkan, Maha Mendengar dan Maha Melihat segala persoalan hidup kita.

Dengan segala Firman-Nya, Allah SWT Berkuasa Mengadakan masalah atau Meniadakan maslash tersebut. Karena Dia Maha Mengehndaki dan Menentukan tiap-tiap sesuatu nasib dan takdir manusia. Dia Maha Mengetahui segala hal yang berkaitan dengan peroalan kita bahkan segala rahasia yang kita tutupkan dari manusia lain. Allah SWT adalah Dzat Yang Hidup dan tak kan pernah lengah atas persoalan kita. Maka panjatkanlah doa kepada-Nya karena Dia Maha Mendengar setiap permohonan hamba-Nya. Cukupkanlah tawakkal kita pada-Nya Yang Maha Melihat setiap persoalan hidup kita. Dan biarlah Dia Berbicara pada diri kita dengan keputusan yang Maha Adil seadil-adilnya.

Marilah selalu menjadikan Allah SWT sebagai sebaik-baik penolong dalam hidup. Dia telah memberikan solusi sabar dan shalat dalam menyelesaikan setiap persoalan hidup.

Sabar tidak sekedar menyikapi hasil. Namun lebih dari itu sabar adalah proses terus menerus dimulai dari keteraturan berfikir dengan mengambil referensi yang memadai, tepat dalam megambil kesimpulan dan keputusan, dan selalu memahami relatifitas dunia jika ada keinginan kita yang tak terpenuhi. Karena apa yang kita inginkan dan sukai belum tentu adalah sebuah kebaikan di sisi Allah SWT.

Shalat juga bukan sekedar ritual ibadah. Namun lebih dari itu, shalat adalah aktivitas vertikal kepada Tuhan yang harus berkonsekuensi pada aktivitas horisontal sesama manusia. Tidak ada satu pun ayat yang memerintahkan kita untuk menegakkan shalat tanpa disertai dengan perintah untuk menunaikan zakat.

Teman-temanku yang baik hati ...

Mari bersama-sama menganggap persoalan hidup bukan sebagai kegelapan hidup semata, namun sebagai suasana warna-warni indah berasal dari cahaya putih yang dilewatkan dalam prisma kehidupan. Persoalan hidup adalah rahmat dari Allah SWT agar kita menjadi lebih baik lagi menjalani hidup pada esok atau lusa hingga akhir hayat.

Jika kita merasa sudah mulai tak kuat menghadapi kegelapan, maka anggap saja kegelapan itu tidak ada, yang ada hanya sebuah kebetulan ketiadaan cahaya. Seperti halnya juga kejahatan itu tidak ada. Yang ada hanya kebaikan. Kejahatan sekedar istilah yang digunakan untuk menjelaskan ketiadaan kebaikan.

Mari bersama-sama mendapatkan dan menjaga cahaya hidup itu. Cahaya yang tak pernah padam. Sebelum kita terlahir, kita semua sudah bersaksi bahwa Allah SWT adalah rabb kita. Yang Menciptakan kita dan setiap permasalahan hidup yang ada. Permasalahan hidup itu adalah ujian, dan kit asudah berjanji untuk siap menghadapi setiap ujian hidup yang ada.

Jangan sekali-kali meminta guru kita untuk menghentikan ujian ketika 'ditengah jalan' kita tidak bisa dapat menyelesaikan ujian. Buku sudah diberikan dan materi pelajaran sudah diajarkan, kita harus mampu melewati ujian kehidupan dengan sebaik mungkin.

Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (QS. An-Nahl [16]: 89)

wallahu a'lam



Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Translate

Revolusi Akal dan Hati

Melewati sisi waktu yang tak terhenti, bernaung dalam ruang yang tak terbatas, untuk sebuah pemahaman yang tak berujung ...

Total Pageviews