Welcome to Kavtania's Blog

Melewati sisi waktu yang tak terhenti, bernaung dalam ruang yang tak terbatas, untuk sebuah pemahaman yang tak berujung ...
Follow Me

NIAT, METODE, dan HASIL



By  Rudi B. Rosidi     19:44    Labels:,, 
Mari kita perhatikan ilustrasi gambar berikut. Jawaban dari penyelesaian soal pembagian bilangan pecahan tersebut adalah benar. Namun apakah metode yang dilakukan juga benar? Tentu kita semua sepakat bahwa metode yang dikerjakan adalah tidak benar. Seorang murid yang enggan belajar, dan tiba-tiba bisa menjawab dengan cara seperti itu bisa jadi ia akan 'selamat' untuk sementara mendapatkan nilai benar untuk soal tersebut. Namun apakah ia akan bisa menjawab pula untuk soal pecahan yang lain? Tentu saja tidak. Jika murid tersebut ingin mendapatkan hasil yang selalu benar, maka ia harus mempelajari metode yang benar. Jika ia ingin memahami metode yang benar, maka ia harus meniatkan diri untuk belajar dengan sungguh-sungguh.




Segala sesuatu yang diniati buruk akan menghasilkan metode yang buruk pula. Dan sesuatu yang dilakukan dengan metode buruk hanya akan menghasilkan sesuatu yang buruk pula. Sebaliknya segala sesuatu yang diniatkan baik, maka punya kecenderungan untuk menghasilkan metode dan hasil yang baik pula.

Ilustrasi matematika tersebut memberikan gambaran bahwa sesungguhnya segala amal tergantung pada niat. Berhati-hatilah dalam setiap niat yang kita munculkan dalam hati. Dan berhati-hati pula lah dalam mendefinisikan niat seseorang, apakah buruk atau baik. Niat yang buruk ditampilkan baik adalah kedustaan. Niat yang baik diopinikan buruk adalah fitnah. 

Yakin saja bahwa Tuhan punya cara tersendiri yang tak terduga oleh manusia untuk menunjukkan niat seseorang itu baik atau buruk. Namun ada satu metode yang mudah kita cerna untuk mendefinisikan niat seseorang apakah berniat baik atau buruk, yakni kejujuran dan konsistensi. Orang yang berniat baik akan selalu mengutamakan kejujuran dan bersikap konsisten. Tidak ada satu pun seorang nabi yang tidak mengajarkan kejujuran dalam menyampaikan penyampaian risalahnya. Jika benar dikatakan benar, dan jika salah maka akan dikatakan salah pula. Sebab benar atau salah itu sesungguhnya ada dalam hati nurani dan diwahyukan oleh Tuhan melalui keterangan kitab suci.


Hati adalah sesuatu yang tersembunyi namun bisa dibaca. Persis seperti kita bisa membaca kekeliruan cara menghitung soal matematika pecahan tadi walau jawabannya 'dianggap' benar.

Mari kita terbiasa meluruskan niat kita agar selalu baik. Semoga kita didekatkan kepada orang-orang dan para pemimpin berniat baik yang mereka dekat dengan sifat jujur dan sikap konsisten. Aamiin ...

wallahu a'lam

About Rudi B. Rosidi

Skills: Multimedia Learning, Information Technology, Numerical Analysis. - Occupation: Business, Lecturer. - Employment: PT Softchip Computama Indonesia, CEO. - Official Website: www.kliksci.com. - Communities: IT Development, Midwifery Industries, Fatinistic.

No comments:

Post a Comment


Contact Form

Name

Email *

Message *

Follow by Email

Labels

Translate

Revolusi Akal dan Hati

Melewati sisi waktu yang tak terhenti, bernaung dalam ruang yang tak terbatas, untuk sebuah pemahaman yang tak berujung ...

Total Pageviews